Rangkaian Forward Reverse Running Jogging

FORWARD REVERSE RUNNING JOGGING


Assalamu'alaikum wr wb.

        Hai teman teman semuanya....berjumpa lagi bersama blog puguhoke, tak terasa dan tak terduga kali ini kita telah berada pada pertemuan yang ke sepuluh, itu artinya sepuluh minggu sudah blog puguhoke menemani teman-teman semua belajar tentang kelistrikan. Dan pada kesempatan yang istimewa kali ini, puguhoke akan meneruskan pembahasan tentang rangkaian kontrol yang biasa digunakan dalam dunia industri. Bagi teman-teman yang berprofesi sebagai teknisi listrik terutama listrik arus kuat ataupun bagi teman-teman yang sekarang masih pada tahap pelajar SMK umumnya yang sering praktek instalasi motor listrik pasti sudah tidak asing lagi dengan rangkaian Forward Reverse dan rangkaian Running Jogging, tetapi apa teman-teman sudah sedikit mengetahui tentang gabungan dari rangkaian tersebut??Nahh..jika belum jangan khawatir karena kita akan memberikan penjelasannya semampu kami supaya teman-teman bisa paham. Tak usah lama-lama ayo kita mulai!!!

  • Rumusan masalah
  1.  Apa itu Forward Reverse Running Jogging?
  2.  Seperti apa rangkaian tersebut?
  3.  Bagaimana cara membuatnya?


  1.  Pengertian
       Rangkaian Forward Reverse Running Jogging adalah sebuah rangkaian yang digunakan pada instalasi motor listrik 3 fasa dimana motor listrik dapat beroperasi pada mode Running maupun Jogging dengan arah putar ke kiri (Reverse) maupun ke kanan (Forward). Rangkaian  ini dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, salah satunya adalah pada sebuah katrol yang membutuhkan sebuah penggerak agar mampu mengangkat dan menurunkan barang yang berat. Namun dalam penggunaannya sebagai mesin penggerak katrol atau biasa disebut dengan crane, putaran motor harus dijadikan lebih pelan dahulu dengan cara memasang gearbox. Untuk membuat rangkaian ini ada beberapa alat dan bahan yang harus didiapkan terlebih dahulu, yaitu 
  • Alat
  1. Tang kombinasi
  2. Tang cucut
  3. Tang lancip
  4. Obeng plus 
  5. Obeng minus
  6. Avo meter
  7. Tespen
  • Bahan
  1. Kabel NYAF
  2. Magnetik Kontaktor
  3. TOR
  4. MCB 3 fasa 
  5. MCB 1 fasa
  6. Push Button NO, NC, NO-NC
  7. Selector Switch
  8. Motor listrik 
  9. Lampu Indikator
  10. Box panel

     2. Rangkaian
  •  Rangkaian Kontrol

  

          Gambar di atas adalah rangkaian kontrolnya dari rangkaian yang kita bahas. Bisa dilihat bahwa sebenarnya rangkaiannya hanya terdiri dari dua buah rangkaian yaitu Forward Reverse dan Running Jogging. Fungsi dari selector switch adalah sebagai penukar posisi antara motor akan beroperasi maju atau mundur. Rangkaian ini membutuhkan 3 kontaktor, dimana kontaktor 1 berfungsi sebagai kontaktor utama yang akan memutuskan jenis operasi yang akan berjalan pada kontaktor 2 dan 3. Apabila K1 pada operasi Running maka K2/K3 secara otomatis mengikutinya, begitupula ketika K1 dioperasikan pada posisi Jogging. 

  •  Rangkaian daya 



               Seperti nama rangkaiannya yaitu Forward Reverse Running Jogging tentunya untuk Rangkaian daya pasti menggunakan rangkaian Forward Reverse. Agar motor listrik 3 fasa dapat berputar ke arah yang berlawanan, yang harus dilakukan adalah menukar posisi salah satu fasanya, misal dari yang awalnya susunan RST dirubah menjadi TSR, dengan begitu putaran motor akan berubah. 

            Sekiranya sudah cukup pembahasan kita pada kesempatan kali ini, apabila teman-teman masih belum paham dapat langsung menemui orang yang ahli dalam bidang tersebut, atau juga bisa bertanya lewat kolom komentar yang disediakan. Sekian dari kami, mohon maaf yang sebesar-besarnya karena masih banyak kekurangan di dalam pembahasan yang disampaikan.

Wassalamu'alaikum wr wb



#teknik josss teknik tengteng ah!!!

Komentar